Saat aku hendak melangkah untuk menuju jalanku, kenapa mereka yang memberatkan langkahku??
100 Hari dijalani bersama. Wajah-wajah yang selalu ada menghiasi hariku. Orang-orang yang menjadi penyemangat hidupku.
Saat ini aku jauh dari mereka. Tak melihat wajahnya yang menenangkan. Ada yang hilang. Tawa canda, keluh kesah, resah gelisah, marah serta kekecewaan yang pernah dibagi bersama menjadi kenangan.
Aku kangen banget berpeluh keringat bersama mereka lagi...
I MISS U.....................
100 hari menguatkan mereka dihatiku. Sehingga kerinduan ini mempertemukan ku dengan mreka dimimpiku.
Hiasilah mimpiku yang sepi tanpa kalian.....
Kamis, 10 April 2008
Hidup jauh dari yang dikhayalkan
Dulu aku pernah takut hidup jauh dari hal yang sedang kujalani saat itu. Seakan aku tak ingin melepaskan hal itu. That's Mine!!!!
Hal itu adalah napasku. Bagaimana aku dapat hiudp dipiosahkan dari napasku sendiri. Jelas aku tak mengingnkannya. Ini adalah salah satu mimpi ku yang menjadi nyata. Dream comes true.
Tapi aku pernah punya cita-citadan tujuan dasar hidupku. Dan aku tiba dipersimpangan jalan antara cita-cita masa depan dan keasyikan masa kini. Aku sempat dilema. Aku tak ingin melespas apa yang ku genggam tapi ingn juga menggenggam apa yang ditawarkan didepanku.
Hidup adalah pilihan-pilihan. Tapi kita hanya boleh pilih satu. Hanya satu. Satu untuk masa depan.
Perlu pikiran jernih dan hati lapang untuk memutuskan apa yang akan ku pilih jadi jalan hidupku.
Dan akhirnya memang hidup itu adalah pilihan. Aku telah membuat pilihan.
Ijinkan aku Ya Alloh terus meyakini pilihanku.
Hal itu adalah napasku. Bagaimana aku dapat hiudp dipiosahkan dari napasku sendiri. Jelas aku tak mengingnkannya. Ini adalah salah satu mimpi ku yang menjadi nyata. Dream comes true.
Tapi aku pernah punya cita-citadan tujuan dasar hidupku. Dan aku tiba dipersimpangan jalan antara cita-cita masa depan dan keasyikan masa kini. Aku sempat dilema. Aku tak ingin melespas apa yang ku genggam tapi ingn juga menggenggam apa yang ditawarkan didepanku.
Hidup adalah pilihan-pilihan. Tapi kita hanya boleh pilih satu. Hanya satu. Satu untuk masa depan.
Perlu pikiran jernih dan hati lapang untuk memutuskan apa yang akan ku pilih jadi jalan hidupku.
Dan akhirnya memang hidup itu adalah pilihan. Aku telah membuat pilihan.
Ijinkan aku Ya Alloh terus meyakini pilihanku.
Langganan:
Postingan (Atom)